Pages

Kamis, 04 Oktober 2012

KULIAH AHAD PAGI DAN SILATURRAHIM MAHASISWA BARU (SIMABA) FE UNNES 2012



Minggu, 30 September 2012 bertempat di gedung B6 FBS silaturrahmi mahasiswa baru (SIMABA) yang diadakan bersamaan dengan Kuliah Ahad Pagi Edisi Fakultas, EKSIS Rohis FE Unnes mengusung tema “Mewujudkan Generasi Muslim Berjiwa Prestasi”. Tahun ini SIMABA menghadirkan pembicara seorang penulis buku “Zero to Hero” sekaligus trainer yang sangat dahsyat ustadz Solikhin Abu ‘Izzudin. Acara yang dimulai pukul 13.00 tersebut dipandu oleh pembawa acara Ibnu Ramadhani dan Aan Ikhsananto. Sebelum training motivasi diberikan, peserta mahasiswa baru yang mengambil mata kuliah Pendidikan Agama Islam disuguhi dengan haflah penampilan nasyid Lentera. Perpaduan musik yang dihasilkan dari suara personelnya dengan lagu yang mereka bawakan sangat memukau peserta apalagi ketika mereka membawakan lagu “You Are Not Alone” dengan versi berbagai bahasa.

LENTERA NASYID Sebelum Tampil



Penampilan LENTERA Nasyid

Acara berikutnya yang merupakan acara inti dipandu sendiri oleh Ustadz Solikhin. Beliau merupakan penulis buku yang inspiratif dan motifatif. Dari 35 buku yang beliau tulis 9 diantaranya Best Seller, dan dari setiap buku ada trainingnya. Seperti Buku “Zero to Hero” sampai Buku “Happy Ending Full Barokah”. Training motivasi berlangsung sangat menyenangkan dengan dilengkapi dengan tips-tips yang inspiratif. Menjadi penting itu baik, tetapi menjadi baik itu lebih penting. Seseorang yang cerdas adalah ia yang menyiapkan kehidupan sesudah mati. Maka dari itu kita harus fokus (fokoke kudu sukses) dan menjadi orang yang dahsyat full manfaat, eksis dan optimis sampai finish dan fokus sampai lulus. Beliau mengatakan bahwa cara kita menggunakan waktu dan potensi itulah yang membuat kita berbeda. Karena orang yang sukses adalah mereka yang berbeda lebih tinggi sedikit lebih tinggi dari orang rata-rata.

Ustadz Solikhin Abu ‘Izzudin diakhir training memberikan kutipan untuk peserta:
“Semakin bertambah ilmu seseorang maka ia akan semakin tawadhu
Semakin banyak amal seseorang maka ia akan menjadi lebih takut dan hati-hati
Semakin bertambah umurnya maka ia akan berkurang tamak dan rakus
Semakin tinggi pangkat maka ia lebih dekat  dengan sesama”
(Ibnu Qoyyim Al Jauziyah, Alfawaid)


Ikhlas akan menjadi kekuatan tanpa batas. . .
Prinsip dalam hidup untuk full manfaat yaitu TDM (Temukan, Dahsyatkan, Manfaatkan)

Kamis, 20 September 2012

PKM 2012 Telah Tiba


Harus sudah siap-siap menyusun usulan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2012. Belajar dari kesalahan PKM yang saya susun tahun lalu menjadi modal untuk menyusun usulan PKM tahun ini. Masih dengan jenis PKM yang sama, saya lebih concern untuk membuat PKM Kewirausahaan (PKMK). Saya sempat berfikir untuk menyusun PKM Pengabdian Masyarakat (PKMM) sempat juga ada ide untuk PKM Karya Cipta (PKMKC), tapi setelah saya pikir kembali berkali-kali, jika saya menyusun PKMM saya harus berdaya terlebih dahulu memberdayakan diri saya (hehe), jadilah saya memantapkan hati untuk menyusun usulan PKMK. Untuk PKMK kali ini, saya ingin membuat produk barang saja, berbeda dengan PKMK tahun kemarin saya membuat produk makanan, tapi alhasil hanya trial and error, target penjualan sebagai poin utama PKMK tidak tercapai. Permasalahan kelompok juga menjadi hal yang membuat saya sempat keteteran. Salah memilih anggota adalah petaka menurut saya (hehe).
Saya baru tahu setelah acara Kelas Ilmiah Informal yang diadakan Departemen PSDM KIME FE Unnes dengan pembicara Pak Eram Tunggul Pawenang dari Ilmu Kesehatan Masyarakat, ternyata penyebab banyaknya PKMK yang tidak lolos PIMNAS adalah karena dari awal mahasiswa sudah kurang tepat, seharusnya alur yang benar adalah membuat PKMP sebagai langkah pertama menuangkan ide, aplikasinya kita bikin deh tuh PKMT untuk membangun mitra atas produk teknologi hasil penelitian sebelumnya, selanjutnya dari PKMT itu tadi bisa kita abdikan kepada masyarakat untuk tujuan pemberdayaan masyarakat dengan melaksanakan PKMM, barulah setelah PKMM sukses, kita bisa jual produk dengan mitra masyarakat tadi dengan melaksanakan PKMK. Waaah... ternyata baru tahu saya kalau demikian alasannya...
Tapi untuk pengetahuan Penelitian saya masih ‘cetek’ jadi masih ragu-ragu untuk mengawali membuat PKMP, saya pikir nanti saja lah saat semester V sekalian persiapan untuk penelitian skripsi saya. Semester ini rencananya saya tetap membuat PKMK dengan nama saya sebagai ketua, tetapi saya juga ingin dilibatkan dalam PKMM dengan cukup menjadi anggota saja (belum pernah berpengalaman untuk program pengabdian masyarakat), jadi saya harus belajar dulu dengan menjadi anggota.
Baiklah, bismillah, saya akan menyusun PKMK saja, tapi produknya barang untuk mendukung edukasi anak. Strategi saya untuk menyusun PKM tetap sama dengan penyusun usulan PKM lain yaitu ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) hehe. Artinya saya tetap mengacu pada proposal-proposal sebelumnya yang sukses dan lolos didanai DIKTI dengan mengamati isinya, meniru format penulisannya dan modifikasi isi sesuai ide original saya. Semangat Menulis ^^

Panduan PKM tahun 2012 dapat didownload di Link dibawah ini: